buat followers cewek : kanngeeeenn.. *peluk* maaf udah lama gag update cerita..
buat followers cowok : ........ *hening*
hufth, gag nyangka aja, waktu berjalan begitu cepat..
memang benar, tak ada yang bisa menghentikan waktu, dan waktu akan terus berjalan..
masih terasa rasanya gua panik panik bolak balek kampung, Payakumbuh - Pekanbaru
ngurus yang namanya registrasi ulang..
masih terasa capek dan senangnya ospek kampus PNDK gua..
yang iya saja, jam 6 pagi baru, gua dan teman-teman udah pada jalan ke kampus..
seharusnya jam 6 gua masih bisa menghabiskan waktu gua dengan bersantai ria, meminum segelas susu sambil menikmati suguhan film pagi di Global TV *Spongebob Squarepants*
bicara masalah registrasi ulang dan PNDK, disinilah gua menemukan sosok seorang teman yang pertama gua kenal, dan keakraban itu terjalin sampai sekarang, dan berharap sampai nantinya kelak, amin...
*hug persahabatan*
memang benar, tak ada yang bisa menghentikan waktu, dan waktu akan terus berjalan..
(lagi) gua ceritakan, gua kuliah di Universitas Islam Sultan Syarif Kasis, Pekanbaru Riau.
awalnya gua dan teman-teman di SMA beranggapan, kalo kuliah di Universitasa Islam itu, harus pake celana bahan, wew, yang iya saja, eiiitttttss. tapi itu tidak benar untuk gua, liat gua, gua di jurusan Teknik Informatika, anak Teknik mana ada yang patuh, pasti ada iseng dan jahilnya, anak teknik mah.. :D
ya udah, jadi kuliah pun gua juga berhak pake celana jins layaknya anak kuliahan di kota Jakarta sana....
tergantung nanti dosennya mau atau gag, terima atau tidak gua dan teman-teman pake jins atau gag.. semua permasalahan kuloiah memang tergantung ke yang satu itu, 'dosen'
bicara tentang gaya kuliahan kota besar, gua memang belum pernah kesana, cuma semua kehidupan itu gua liat dari sebuah kotak kecil yang bisa menampilkan hampir semua informasi yang ada dan terbaru
*Televisi*
cukup dengan nonton FTV remaja saja, cukup membuka pengetahuan gua tentang dunia kuliah..
tapi itu pun berdampak negatif dan imajinasi yang tinggi ke otak gua..
gara-gara keseringan nonton FTV, gua ngebayangin indahnya dunia kuliah itu..asiknya hidup jauh dari keluarga, dan kebebasan yang begitu bebas...
kita bisa bebas, pake baju bebas, ngumpul sama teman-teman...
tapi yang gua rasa, gag gitu juga.. bebas si bebas, tapi gua gag bisa terbebas dari yang namanya TUGAS... kuliah itu seenak dan semau dosen aja gua rasa... yang iya saja, terkadang dosen tu tak masuk hari ini, disuruh buat tugas yang bejibun banyaknya, dan itu pake deadline 2 hari, dan kirim ke email nya segera..
akibatnya gua terpaksa begadang untuk ngerjain itu tugas biadap..
memang beda ya.. antara guru dan dosen t, guru tu selain tugasnya mengajar dia juga mendidik siswanya, makanya gua (kita) bisa lebih dekat dengan guru, rasanya..
lalu dari FTV gua perhatikan, begitu banyak cerita cinta romantika indah yang terjadi..
suatu saat, ada seorang cowok lagi berdiri di koridor kampus, dan tiba-tiba ada seorang cewe yang berpapasan, dan terjatuh lah buku-buku yang dibawa si cewe, dan si cowo pun membantu membereskan buku-buku itu, lalu mereka saling bertatapan mata, terdengar lah sebuah alunan lagu ntah dari mana datangnya...
berawal dari pertolongan itu saja, bisa menjadi sebuah cerita cinta
atau mungkin, cerita tentang seorang cowo dari kampung, yang masih kaku berbahasa Indonesia, dan hanya bisa menggunakan bahasa kampungnya, tapi bisa mendapatkan hati dari seorang primadona kampus, berawal dari akibat kecelakaan kecil sepeda dan mobilnya di parkiran,.
tapi itu semua hanya sekedar cerita fiksi dalam film.
gua tekan kan sekali lagi, itu semua tidak segampang itu..
jika dibawa ke dunia nyata, ketika bertabrakan dengan cewe, boro-boro mau bantu beresin bukunya,
dia udah marah-marah duluan
"eh lo punya mata itu di pake dong!"
*krik*
tidak segampang itu kawan,,
gua sendiri, punya harapan, pengen lah punya cewe anak psikologi, biar bisa sharing dan konsul, dan pastinya doi bisa mengerti gua, lebih.
tapi ternyata anggapan gua di luar itu, cewe psikologi yang gua dekati pun, ternyata dia bisa lebih tau dan mengerti akan maksud gua waktu itu.
ceritanya gini,
awlnya gua pura-pura nelfon salah sambung, dan basa-basi...
dan tau dia jawab apa ma menn..
"ah, saya tau, ini pasti mau ngerjain saya. udah lah, saya banyak urusan, banyak yang harus dikerjakan..."
*krik*
sekali lagi gua tekan kan..
gag segampang itu kawan...
memang benar, tak ada yang bisa menghentikan waktu, dan waktu akan terus berjalan..
dari tugas-tugas yang banyak gua belajar bagaimana teknik begadang yang baik dan cara jitu untuk menghilangkan rasa kantuk.
dari uang jajan gua yang terkadang tidak dikirim dari kampung, gua belajar bagaimana susahnya memelihara dan mengembangbiakan uang itu sendiri, alhasil, gua bisa lebih irit dan "teratur" makan dalam sehari.
dari perkakas dapur yang ada di kos, gua bisa belajar itu yang namanya memasak pake tangan sendiri, semua nya gua coba, dan alhasil, teman-teman pada sering ke kos dan nyercokin gua, biar masak, masak, masak... gua sii tak ambil pusing, toh dengan terampilnya gua masak bisa jadi gua jadi seorang Ayah yang super dimasa yang akan datangdan bisa ikut kompetisi yah kecap Bango, bisa jadi..
*terlalu jauh pikiranya nii*
dari waktu yang diberikan Tuhan dalam sehari, 24 jam, gua belajar bagaimana caranya gua menyisihkan waktu untuk ibadah, waktu untuk bermain dan belajar *kaya slogan Taman Kanak-kanak* waktu untuk bersama teman, istirahat, dan semacacmnya..
setidaknya pandai memanajemen waktu sangat berguna bagi mahasiswa seperti gua...
dari nyamuk - nyamuk yang begitu banyak gua bunuh dalam tempo sesingkat-singkatnya (baca : semalam), gua belajar betapa harus dan seringnya gua bersihin kamar, rumah, dan halaman.. gua gag mau lagi kena DBD atau semacamnya yang membuat gua kembali dirawat di Rumah Sakit, ngeri juga liat darah gua diambil tiap pagi buat ngitung trombositnya,, ugh lupakan..
dari penyakit yang gua deritapun, gua belajar, yang mana makan yang harus gua hindari dan gua makan, contohnya saja udang, gua suka udang tapi ternyata ketika gua keseringan makan udang, alergi pun timbul, ataupun ketika gua harus makan mi instan (makanan wajib anak kos katanya) kalau dulu sii mungkin iya, dalam seminggu t ntah berapa kali gua makan mi t, tapi semenjak kuliah ini, makan mi instan sekali, efeknya besok ini perut rasa melilit minta ampun... alhasil gua belajar, harus sedikit mengindari itu semua, terkadang boleh lah, sikit aja.. selera itu tak boleh ditahan, itu pesan mama gua ;) *kangen*
gua gag mau aja, mati gara-gara makan itu, ini mati konyol kedua yang gua rasa... mati gara-gara makanan..
*cerita dikit*
mati konyol pertama gua rasa itu mati gara-gara kecelakaan di atas motor, separah apa pun seorang yang kecelakaan motor, sampai pisah ini itu dari badannya, walaupun itu ngeri, tetap mati konyol buat gua, dan ini menjadi salah satu faktor dari sekian faktor gua gag berani bawa motor ke sini (Pekanbaru : baca), rasa takut dan mati tu selalu membayang... apalagi waktu ketika gua nebeng sama motor teman, gua gag mau aja kecelakaan terjadi dan yang mati itu, orang yang di depan, dan gua hanya luka ujung kelingking saja. dan gua gag mau itu terjadi.. sama sekali..
safety itu perlu, pakailah helm..
hahhaha, sekarang timbul pertanyaan, itu yang gua ketik di atas, rasanya lebih dekat yang namanya takut rasanya daripada gag mau mati konyol, hhaha,,,
whatever lah, bagaimana mendeskripsikannya :D...
dari teman-teman kos gua, gua belajar itu yang namanya hidup bersama jauh dari keluarga, dan saling berbagi cerita hidup dan keuangan pastinya (minjam uang : baca)
dari sahabat-sahabat gua (ntah mereka masih nganggap gua atau gag) gua bisa belajar, bagaimana rasanya rindu itu. gua tau, kalian itu sibuk, dan gua juga tau gua pun juga sibuk, tapi setidaknya komitmen dengan janji yang pernah kita buat untuk saling menjaga komunikasi agar kita gag merasa jauh, tapi ini apa coba, semua pada hilang. dan gua pun mulai jenuh dengan sikap acuh tak acuh kaya gini, yang gua mau cuma kembali kaya dulu, walaupun itu sulit, karena pikiran sudah semakin dewasa barangkali.. *ngambil tisu*
dari cerita cewe yang gua taksir selama kuliah ni, gua belajar bagaimana membedakan yang namanya rasa suka itu atau tidak, cinta atau tidak, atau hanya sekedar nafsu gara-gara dia cantik, atau mungkin kagum karena kehebatan dan prestasi yang dicapainya, atau bisa saja hanya sekedar simpati karena dia baik, dan beda dari yang lain. harap dibedakan.. dan gua gag mau salah pilih dan kecewa lagi..
*pengalaman nampaknya ini*
*nangis*
dari teman-teman gua, gua bisa banyak belajar pengalaman berharga dan pahit pastinya..
bagaimana itu yang dinamakan dimanfaatkan teman di kala tugas ada, bagaimana itu rasanya ditusuk teman dari belakang gara-gara wanita, bagaimana itu membedakan wajah dengan senyuman tulus, dan teman dengan wajah makai topeng kemana-mana, dari sana gua belajar bagaimana membenci sesuatu, dan bagaimana belajar untuk menyukai sesuatu yang gua benci, bagaimana itu rasanya gua berbagi kebahagiaan dengan teman, berbagi makanan, minuman, buku, tempat tidur, kamar, rumah, dan pacar pun, gua berbagi... demi mencapai kebahagiaan teman walaupun terkadang feedback ke gua gag ada.. dan gua tetap sayang ke teman-teman gua semua, untuk TIF A (kelas gua) sendiri, ada beberapa bagian yang gua rasa akan selalu gua kenang sampai tua nanti,
dari semuanya itu, gua belajar untuk lebih dewasa dimasa datang, gag mau jatuh ke lubang yang sama untuk yang ke sekian kalinya, belajar bertanggung jawab, jujur, terbuka, disiplin, lapang dada, dan bijaksana.
memang benar, tak ada yang bisa menghentikan waktu, dan waktu akan terus berjalan..
Satu tahun gua kuliah dan melalang buana di negeri Melayu ini, begitu banyak kisah yang gua toreh bersama teman-teman gua...
sampai sekarang gua belum berani nyebut mereka seorang sahabat, karena gua rasa itu tittle yang memberatkan gua nantinya.. karena gua kalo udah sayang itu, gag akan gua lepas, kecuali dia yang mintak lepas.. gua gag memaksa, jadi biar waktu menjawab, siapa - siapa saja yang nantinya akan ada di lingkaran kehidupan pribadi gua, dan siapa-siapa saja yang nantinya mengantarkan gua ke liang lahat nantinya, dan gua harap itu dari kalian, teman.. tak kan ada seorang pacar nantinya yang akan mengantarkan kita sampai sejauh itu..
kesalahan terbesar yang gua lakukan mungkin ya penghianatan teman, itupun karena gua punya alasan kuat kan, dan itu tidak salah, (buat gua pribadi)
dan mungkin kesalahan kesalahan lainnya, ketika gua menghilang dari semua dalam sehari atau dua hari, cukup membuat kepanikan buat teman-teman gua, dan ketika mereka panik, gua pun di ujung sana, benar-benar tertawa lepas, sangat lepas, ternyata banyak yang sayang ke gua, hahahaha
tapi jika itu terjadi lagi, gua harap kalian mengerti, ketika gua merasa jenuh yang gua inginkan hanya itu, kesendirian dan jauh dari semua, setelah itu barulah gua siap untuk sharing masalah gua ke kalian, benar seperti itu kan..
yang penting selama gua pergi itu, gua berusaha untuk jaga diri dan selamat nantinya....
inspiration tulisan :
1. blog seorang wanita yang bisa gua katakan teman terdekat gua, dan untuk sebagian orang yang menganggap itu pacar gua, itu terserah pendapat kalian, gua acuh dengan semua, yang jalani gua.. yang penting dia ada di saat gua butuh dan gua berusaha ada ketika dia butuh, thanks kawann... kangen... lama tak jumpa... :* *hug persahabatan*
2. teman-teman setia gua, yang ada di kehidupan gua, mulai dari gua bangun tidur sampai membuka mata lagi, mulai dari kos sampai kampus, dari kampus sampai kos lagi, mulai dari matahari terbit sampai matahari terbit lagi, dan gua akan mengingat dan mengenang semua cerita kebersamaan indah kita.
cc :
teman kos gua : Udaa, tari, deni, ani, el, mereka yang memberi gua surprise di saat gua ulang tahun kemaren.. thanks
dan salam hangat dan spesial untuk teman kelas gua, yang sangat amat gua sayangi,
ada akim,afdi, agus, adi, ajeng, boo, candra, dani, eby, faisal, gema, hari, hiro,, iqhel, ilham, fadel, ida, ipir, isat, mita, putri, rio, ricko, robi, roni, reno, sali, syofin, wahyun, te em, wulan, wilda, yogi
*nama menurut absen :D *
terimakasih karena kalian telah memberi warna bagi kehidupan perantauan gua..
3. untuk teman yang merasa gua aniaya dan teraniaya oleh gua, thanks, tanpa kalian hidup gua gag akan bergelombang seperti kaya ini. wkwkwk
NB: Tulisan ini sudah di sunting oleh Editor handal, sebut saja Iqhel ( bukan nama sebenarnya )
*ps : cuma bantu urutin nama sesuai abjad di perpus barusan ganss.. hehe sekalian nambahin "wkwkwk" di akhir post, biar lebih Greget! (Quoted from Mad dog - The Raid)


kok ada namanya WAHYUN, rasanya di absen gak ada namanya wahyun deh
BalasHapus